BALIKPAPAN – Ratusan jemaah dari berbagai penjuru wilayah memadati ruang utama masjid dalam agenda Kajian Ahad Pagi yang berlangsung khidmat pada Minggu (13/9). Kegiatan rutin yang digelar setiap pekan ini menjadi sarana strategis bagi masyarakat untuk memperdalam ilmu agama sekaligus mempererat tali silaturahmi. [1, 2, 3]
Kajian pekan ini mengangkat tema penting mengenai “Menjaga Istiqamah di Tengah Tantangan Modern”. Pihak panitia menghadirkan pemateri utama untuk mengupas tuntas cara menjaga konsistensi ibadah, etika sosial, dan moralitas umat di era digital. [1]
Dalam tausiahnya, pemateri menekankan bahwa esensi dari Kajian Ahad Pagi bukan sekadar berkumpul, melainkan untuk merefresh kembali orientasi hidup manusia. [1, 2]
“Kehidupan dunia yang serba cepat seringkali membuat kita lelah secara mental dan spiritual. Kajian seperti inilah yang menjadi oase penyejuk hati agar kita memulai pekan baru dengan bekal iman yang lebih kokoh,” ujarnya di hadapan para jemaah. [1, 2]
Tidak hanya mendengarkan ceramah, rangkaian agenda Kajian Ahad Pagi ini juga diramaikan dengan berbagai kegiatan sosial. Panitia menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi para jemaah lansia, pembagian santunan, hingga agenda sarapan bersama setelah kajian usai. Kegiatan pendukung ini sengaja dihadirkan untuk menegaskan peran masjid tidak hanya sebagai pusat ibadah ritual, melainkan juga pusat pemberdayaan dan kesejahteraan umat. [1, 2, 3]
Acara ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif dan doa bersama. Semangat dan antusiasme tinggi yang ditunjukkan oleh kaum muslimin, mulai dari anak-anak, remaja, hingga lansia, diharapkan mampu membawa dampak positif yang nyata bagi lingkungan keluarga dan masyarakat sekitar. [1, 2, 3]



